|

|
LONDON – Musim ATP tahun ini akan segera berakhir. Delapan petenis terbaik minus Andy Roddick akan segera berlaga pada turnamen antarpetenis elite dunia, ATP World Tour Finals di O2 Arena, London, mulai Minggu (22/11). Semua petenis tentunya ingin menutup akhir musim ini secara manis.
Dimulai dari unggulan pertama, Roger Federer. Petenis Swiss ini bertekad menutup tahun bersejarah, di mana ia memenangi Prancis Terbuka untuk pertama kalinya dengan indah. Federer tentunya juga ingin menggapai gelar kelima di turnamen elite ini. Jika itu tercapai, ia akan menyamai torehan duo petenis legendaris, Ivan Lendl dan Pete Sampras.
Selain itu, Federer pun pasti berambisi mengakhiri tahun ini dengan status petenis nomor satu dunia. Dengan keunggulan 945 poin atas rival terdekat, Rafael Nadal, Federer berpeluang besar mewujudkan harapannya itu. Jika berhasil, artinya ia telah lima kali mengakhiri tahun dengan status petenis nomor satu dunia.
“Kekalahan di Basel dan Paris pekan lalu justru membuat saya semakin termotivasi untuk menghadapi ajang ini,” papar Federer, kemarin. “Menang di sini berarti sebuah start bagus untuk tahun depan,” Federer meyakini. Berpindah kepada Nadal, musim ini tentunya menjadi amat dilematis baginya.
Sukses menggenggam titel Australia Terbuka untuk pertama kalinya di awal tahun dan mendapat lima gelar hingga bulan Mei, cedera lutut memaksa Nadal istirahat dua bulan. Ia pun tak pernah meraih gelar juara lagi, kehilangan mahkota Prancis Terbuka dan Wimbledon yang menjadi miliknya tahun 2008.
Karena itulah, di ajang ini Nadal ingin mendapatkan titik balik prestasi sekaligus sebagai bekal motivasi menuju musim baru di tahun depan. Nadal yang belum pernah meraih gelar di ATP World Tour Finals ini pun masih berpeluang menggeser Federer dari posisi puncak. Syaratnya, ia harus menjadi juara tak terkalahkan dan Federer tak lolos babak penyisihan.
*****Untuk selengkapnya, silahkan baca di TopSkor hari ini (21 November 2009)
|